PENGEMBANGAN DESAIN MOTIF BATIK REYOG BULKIYO DALAM MENDUKUNG DESA WISATA KEMLOKO, KECAMATAN NGLEGOK, KABUPATEN BLITAR

Authors

  • Nurul Ratnawati Universitas Negeri Malang
  • I Nyoman Ruja Universitas Negeri Malang
  • Neni Wahyuningtyas Universitas Negeri Malang
  • Khofifatu Rohmah Adi Universitas Negeri Malang

Keywords:

Kain Batik, Reyog Bulkiyo, Desa Kemloko, Motif Batik

Abstract

Desa Kemloko merupakan daerah dengan kekayaan alam dan budaya yang melimpah. Potensi inilah
yang kemudian dieksplor dan dijadikan sebagai aset pengembangan Desa Wisata Kemloko. Potensi
potensi tersebut kemudian diklasifikasikan menjadi beberapa program wisata Desa Kemloko yang
ditawarkan pada masyarakat umum. Saat ini Desa Kemloko sedang gencar mengembangkan desa
wisata tersebut. Oleh sebab itu dukungan komoditi oleh-oleh khas atau cinderamata yang mampu
memikat wisatawan sangat diperlukan. Salah satu karya seni khas yang telah ada di Desa Kemloko
dan berpotensi untuk dijadikan oleh-oleh adalah kain batik reyog bulkiyo. Kain batik reyog bulkiyo ini
telah mendapatkan hak paten yang diajukan oleh Pokdarwis Desa Kemloko. Namun, jika dilihat dari
desainnya, motif batik reyog bulkiyo masih tradisional, warna-warna yang kurang bervariasi sehingga
kesannya monoton, cepat membosankan, kuno, dan tua. Ironis, ketika masyarakat memiliki potensi
lokal yang bernilai ekonomis tetapi tidak dikembangkan. Berdasar permasalahan di atas, fokus kegiatan
pengabdian ini adalah memberikan pengetahuan dan pemahaman tentang seputar batik, teknik
membatik, dan bagaimana pengembangan motif batik kepada kelompok sasaran yaitu pokdarwis.
Metode pelaksanaan untuk merealisasikan pemecahan masalah dalam pengabdian masyarakat ini
dilakukan tiga tahapan yaitu: 1) tahap persiapan meliputi penyusunan jadwal, peserta, tempat, bahan
bahan; 2) tahap pelaksanaan meliputi pelatihan dan pendampingan membatik; dan 3) tahap tindak
lanjut meliputi perencanaan batik & pengembangan produk unggulan. Hasil dari kegiatan ini berupa
inovasi kain batik reyog bulkiyo baru dengan motif-motif baru. Kain batik pertama terdiri dari kombinasi
3 motif yaitu penari reyog bulkiyo, slompret, dan sinar rembulan. Sedangkan kain batik kedua terdiri
dari dua motif yaitu motif penari reyog bulkiyo dan barong.

Downloads

Published

2025-03-11

Issue

Section

Articles