PENGOLAHAN LIMBAH SERABUT KELAPA MENJADI MEDIA TANAM COCOPEAT DAN COCOFIBER DI DUSUN PEPEN
Keywords:
serabut kelapa, cocopeat, cocofiberAbstract
Permasalahan sosial yang terjadi di Dusun Pepen, Desa Mojosari, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten
Malang adalah penumpukan limbah serabut kelapa. Solusi untuk mengatasi permasalahan sosial yang
terjadi yaitu melakukan sosialisasi dan pelatihan pengolahan limbah serabut kelapa untuk dijadikan
barang bernilai jual dan memiliki kebermanfaatan. Serabut kelapa adalah salah satu limbah organik
yang dapat terurai dengan mudah melalui proses yang alami. Serabut kelapa merupakan serat alam
yang dapat dijadikan berbagai macam barang yang bermanfaat dan bernilai jual. Salah satunya dapat
diolah menjadi media tanam berupa cocopeat dan cocofiber. Cocopeat dan cocofiber merupakan media
tanam yang murah, ramah lingkungan, dan memiliki banyak manfaat. Manfaat dari cocopeat dan
cocofiber yaitu dapat digunakan sebagai media tanam yang tahan terhadap jamur, tahan lama, mampu
menyimpan banyak air, dan dapat menyuburkan tanah. Metode pelaksanaan proses pengolahan
limbah serabut kelapa yang dilakukan terdiri dari: (1) pengamatan lapangan atau observasi; (2)
pengumpulan sampel data berupa limbah serabut kelapa; (3) pengambilan data berupa persiapan dan
pelaksanaan kegiatan; dan (4) evaluasi. Pengumpulan data diambil dari data primer dan data sekunder,
serta teknis analisis data dilakukan dengan menggunakan menggunakan analisis deskriptif kualitatif.
Pengolahan limbah serabut kelapa menjadi media tanam cocopeat dan cocofiber dilakukan dengan
harapan dapat menyelesaikan permasalahan sosial yang ada di Dusun Pepen, menambah wawasan
masyarakat mengenai media tanam cocopeat dan cocofiber, membuka peluang usaha rumahan yang
baru di masa pandemi covid-19, serta lingkungan menjadi lebih bersih dan sehat. Luaran dari program
ini berupa produk cocopeat dan cocofiber yang siap pakai dan sudah dikemas rapi, untuk kemudian
dapat digunakan sendiri atau diperjualbelikan di pasaran.





3.png)
1.png)
1.png)