PENINGKATAN KEGIATAN EKONOMI KREATIF DI MASA PANDEMI DENGAN PELATIHAN SABLON BAGI PEMUDA DI DUSUN BRONGKOL ARGODADI SEDAYU BANTUL
Keywords:
sablon, ekonomi kreatif, desain, broken EnglishAbstract
Pengabdian masyarakatnya ini tentang pemberdayaan masyarakat, terutama di masa pandemic
Covid-19, agar bisa mempunyai kemampuan yang dapat memberikan manfaat yang bernilai secara
ekonomi. Tujuan dari program pengabdian kepada masyarakat ini adalah pemberdayaan masyarakat
dengan meningkatkan kegiatan ekonomi kreatif terutama bagi kelompok pemuda di Dusun Brongkol
dengan pelatihan sablon, terutama di masa pandemi Covid-19 ini. Dusun Brongkol, Kelurahan
Argodadi, Kecamatan Sedayu, Kabupaten Bantul, Yogyakarta. Permasalahan utama dari kelompok
pemuda dusun Brongkol adalah perlunya peningkatan kegiatan ekonomi kreatif untuk para pemuda
pemudi, agar dapat mengembangkan kegiatan organisasi yang lebih bermanfaat secara ekonomi.
Ada tiga hal pokok terkait permasalahan tersebut, yaitu inisiasi ekonomi kreatif, perlunya pelatihan
pelatihan, dan desain edukatif. Metode kegiatan ini terdiri dari pembentukan tim, perumusan tujuan,
identifikasi stakeholder, pengumpulan dan analisis kebutuhan, penentuan prioritas solusi masalah,
persiapan, implementasi, pendampingan, review dan evaluasi, dan menentukan kebutuhan dan
sasaran baru, dan penyelesaian kegiatan. Kegiatan yang dilakukan mengatasi permasalahan
tersebut adalah terdiri dari pertama pelatihan sablon dengan media kaos/ kain, kedua pelatihan
bahasa Inggris untuk alternatif pemakaian Bahasa Inggris (broken English) untuk desain kaos, dan
ketiga pemasaran secara online. Pelatihan ini dipilih karena mitra pengabdian adalah para generasi
muda yang mempunyai ide and kreatifitas yang tinggi. Diharapkan dengan pelatihan ini akan menjadi
wadah bagi mereka untuk mengembangkan ide mereka yang membuahkan hasil ekonomi yang
bermanfaat bagi mereka secara khusus dan masyarakat desa secara umum, sekaligus sebagai
sarana edukasi.





3.png)
1.png)
1.png)