Evaluasi program pelatihan menjahit di UPTD BLK Kota Palangka Raya dengan menggunakan Model CIPPO
DOI:
https://doi.org/10.17977/um022v8i22025p340-349Keywords:
evaluasi, CIPPO, BLK Kota Palangka RayaAbstract
Evaluation of the sewing training program at the UPTD BLK in Palangka Raya City using the CIPPO Model
The objective of this study is to evaluate the achievement of a training program as an effort to assess its effectiveness at the Regional Technical Implementation Unit of the Vocational Training Center (UPTD BLK) in Palangka Raya City, with a specific focus on the sewing training program. The program evaluation concentrates on five key aspects: context, input, process, product, and outcomes. The theoretical discussion in this study applies a descriptive mixed-methods approach, utilizing the CIPPO evaluation model. The data analysis process includes data collection, data condensation, data display, and conclusion drawing/verifying, with data validation conducted through triangulation and member checking. The overall findings of the program evaluation indicate that the implementation of the vocational training program at UPTD BLK Palangka Raya has been carried out fairly well. Among the five aspects analyzed, the product aspect is of particular concern, as the graduation rate of sewing training participants who achieved BNSP national standard certification has not yet reached 100%. Meanwhile, the outcome evaluation, which measures the effectiveness of the competency-based program, showed a 95% achievement rate, reflecting very strong performance. The main challenge identified involves maximizing the use of available equipment, including sharing the use of overlock (obras) sewing machines, allowing participants to continue practicing throughout the training. Additionally, these issues are reported in the program’s final report to the Palangka Raya City Government.
Tujuan daripada penelitian ini guna mengevaluasi pencapaian program pelatihan sebagai upaya dalam menilai efektivitas program tersebut di Unit Pelaksana Teknis Daerah Balai Latihan Kerja Kota Palangka Raya, secara khusus pada bidang pelatihan menjahit. Evaluasi program memfokuskan pada 5 (lima) aspek: context, input, process, product, dan outcomes. Pembahasan teori dalam penelitian mengenai program ini menerapkan metode deskriptif mixed methods, dengan evaluasi model CIPPO. Analisa data meliputi data collection, data condensation, data display, conclusion, drawing/verifying serta dilakukan validasi data melalui triangulasi dan member check. Temuan penelitian evaluasi program secara keseluruhan, hasil evaluasi mengungkapkan bahwa pelaksanaan program pelatihan kerja di UPTD BLK Kota Palangka Raya telah berjalan dengan cukup baik. Di antara lima aspek yang dianalisis, aspek product menjadi perhatian utama, karena tingkat kelulusan peserta pelatihan menjahit dengan sertifikasi standar nasional BNSP belum mencapai 100%. Sementara itu, hasil evaluasi outcome yang mengukur efektivitas program berbasis kompetensi menunjukkan pencapaian 95%, yang mencerminkan kinerja sangat baik. Kendala yang ada yaitu dengan memaksimalkan penggunaan peralatan yang ada, menggunakan mesin obras secara bergantian, sehingga peserta tetap bisa melakukan praktik selama pelatihan, serta menyampaikan permasalahan dalam laporan akhir program kepada Pemda Kota Palangka Raya.
References
Achmad, I. A., Asmas, M. A., & Sukawati, Y. (2024). Evaluasi program pendidikan kecapakan kerja pelatihan otomotif dalam meningkatkan keterampilan peserta didik. Continuing Learning Society Journal, 2(1), 40-58.
Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Palangka Raya. (2023). Profil. https://bkpsdm.palangkaraya.go.id/statis- 1/profil.html.
BLK Palangka Raya. (2024). Profil instagram BLK Palangka Raya. Instagram. https://www.instagram.com/blk.palangkaraya/?locale=en-us&hl=en.
BPS Provinsi Kalimanta Tengah. (2024). Statistik Ketenagakerjaan Provinsi Kalimantan Tengah tahun 2024. https://kalteng.bps.go.id/id/publication/2024/08/30/-95343678a25e6b1bf46db8e7/statistik-ketenagakerjaan-provinsi-kalimantan-tengah-februari-2024.html.
Faizah, I. N. (2024). Model evaluasi CIPPO, pengertian, komponen, dan tujuan. https://www.kompasiana.com/indahnurfaizah-evaluasi-model-cippo-pahami-pengertian-komponen-dan-tujuannya?page=2&page_images=1
Ginting, A. K. (2015). Teori evaluasi kebijakan. Universitas Medan Area.
Jones, S. J. (2005). Fashion design. Jakarta: Aneka Cipta.
Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia. (2024). Pelatihan yang tersedia di BLK Palangka Raya. https://kelembagaan.kemnaker.go.id/home/companies/a49fc517-4965-4040-bbcb- 8663f3a8ae3b/trainings.
Maruwae, F., Duludu, U. A., & Rahmat, A. (2020). Evaluasi Program pelatihan keterampilan menjahit di LKP Tri Nur. Jambura Journal of Community Empowerment, 50-60.
Marzuki, S. (2010). Pendidikan non formal: dimensi dalam keaksaraan fungsional, pelatihan, dan andragogi. Bandung: PT. Remaja Rosdakary.
Moleong, L. J. (2009). Metodologi penelitian kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Muhammad, I. H. (2022). Modul konsep pendidikan masyarakat. Universitas Jember.
Muryadi, A. D. (2017). Model evaluasi program dalam penelitian evaluasi. Jurnal Ilmiah Penjas (Penelitian, Pendidikan Dan Pengajaran), 3(1).
Mustofa, K. (2010). Model pendidikan dan pelatihan. Bandung: Alfabeta.
Nurhayatul, H. (2015). Evaluasi pelaksanaan program pelatihan kerja Unit Pelaksana Teknis Dinas Balai Latihan Kerja (UPTD BLK) Payakumbuh (Doctoral dissertation, Universitas Andalas).
Pemerintah RI. (2022). Permenaker Nomor 1 Tahun 2022 tentang Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis. https://peraturan.bpk.go.id/Details/197507/permenaker-no-1-tahun-2022.
Pemkot Palangka Raya. (2020). Peraturan Walikota Nomor 30 Tahun 2020. https://peraturan.bpk.go.id/Download/264729/Perwali%20Palangka%20Raya%20No% 2033%20Th%202020.pdf.
RI. (2002). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003, tentang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta: Cipta Jaya.
Rochyadi, I. (2014). Upaya meningkatkan kompetensi guru PAUD melalui pendidikan dan pelatihan guru di PAUD Bougenville Kecamatan Sukajadi Kota Bandung. Empowerment: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Luar Sekolah, 3(1), 1-10.
Sugiyono, S. (2015). Metode penelitian kuantitatif kualitatif dan R&D. Alfabeta.
Sumantri, S. (2000). Pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia. Bandung: Fakultas Psikologi UNPAD.
Susilawati, Z., Zulfiati, Z., & Dudung, A. (2016). Evaluasi program pelatihan berbasis kompetensi di Unit Pelaksana Teknis Daerah Balai Latihan Kerja Karawang (penerapan model evaluasi cippo). Jurnal Pendidikan Teknik dan Vokasional, 2(1), 38-45.
Wahidin, W., Indrajaya, K., Mardiana, M., Matondang, S., & Sibarani, G. (2022). Evaluasi pelatihan otomotif dalam meningkatkan keterampilan peserta didik di UPT-BLK Palangka Raya. Jurnal Ilmiah Kanderang Tingang, 13(1), 22-27.
Widodo, H. (2018). Evaluasi program pelatihan kerja. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Tity Gustianae, I Nyoman Sudyana, Kusnida Indrajaya

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





3.png)
1.png)
1.png)