PENINGKATAN KAPASITAS SISWA SEKOLAH DASAR DALAM KESIAPSIAGAAN BENCANA ERUPSI GUNUNG API MELALUI SIMULASI MITIGASI BENCANA DI DAERAH GUNUNG SEMERU
Keywords:
preparedness, disaster education, disaster mitigation, Semeru Volcano, kesiapsiagaan, pendidikan kebencanaan, mitigasi bencana, Gunung Api SemeruAbstract
INCREASING THE CAPACITY OF PRIMARY SCHOOL STUDENTS IN
VOLCANO ERUPTION DISASTER PREPAREDNESS THROUGH DISASTER
MITIGATION SIMULATION IN THE MOUNT SEMERU REGION
Indonesia ialah salah satu negara yang rawan terhadap bencana erupsi gunung api. Salah satu
bencana erupsi gunung api yang yang terjadi adalah Gunung Api Semeru Tahun 2021 dan 2022
di Kabupaten Lumajang. Dampak letusan Gunung Api Semeru mengakibatkan banyaknya korban
jiwa. Hal itu membuktikan bahwa kurangnya pemahaman masyarakat dalam menghadapi
ancaman dan risiko bencana gunung api. Dengan demikan pentingnya tindakan untuk
meminimalisir dampak akibat bencana yang akan datang kedepannya. Dengan adanya kegiatan
pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh tim pengabdian dari Universitas Negeri Malang dalam program penelitian dan pengabdian Desentralisasi Fakultas Ilmu Sosial sebagai
salah satu solusi untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengurangi risiko bencana
gunung api. Kegiatan pengabdian dilakukan dengan pembelajaran kebencanaan dan simulasi
mitigasi bencana gunung api yang dilaksanakan di Desa Sumbermujur Kabupaten Lumajang
pada sekolah yang terdampak langsung erupsi Gunung Semeru yakni SDN Sumberwuluh 2.
Kegiatan pembelajaran kebencanaan dan simulasi bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan
kebencanaan dan pengetahuan simulasi bencana gunung api, serta meminimalisir dampak
erupsi Gunung Api Semeru. Metode diakukan dengan 4 tahapan yakni observasi awal,
sosialisasi, pelaksanan, dan evaluasi. Hasil menunjukkan bahwa pembelajaran kebencanaan
dan simulasi bencana perlu rutin dilakukan di sekolah guna memberikan pengetahuan
kebencanaan sejak dini untuk menghadapi ancaman bencana yang sewaktu waktu dapat terjadi.
Dari kegiatan yang dilakukan peserta didik juga mendapatkan pengetahuan, keterampilan dalam
melakukan langkah-langkah penyelamatan diri bila terjadi bencana gunung api di sekolah.
Indonesia is one of the countries prone to volcanic eruptions. One of the volcanic eruption
disasters that occurred was the Semeru Volcano in 2021 and 2022 in Lumajang Regency. The
impact of the Semeru Volcano eruption resulted in many casualties. This proves that the lack of
understanding of the community in dealing with the threats and risks of volcanic disasters. Thus,
the importance of action to minimize the impact of future disasters. The community service
activities carried out by the community service team from the State University of Malang in the
Decentralized Research and Service Program of the Faculty of Social Sciences are one of the
solutions to increase community capacity in reducing the risk of volcanic disasters. The
community service activities were carried out with disaster learning and volcano disaster
mitigation simulations carried out in Sumbermujur Village, Lumajang Regency at a school directly
affected by the eruption of Mount Semeru, namely SDN Sumberwuluh 2. Disaster learning
activities and simulations aim to increase disaster knowledge and knowledge of volcano disaster
simulations and minimize the impact of the eruption of the Semeru Volcano. The method is carried
out with four stages: initial observation, socialization, implementation, and evaluation. The results
show that disaster learning and disaster simulation need to be routinely carried out in schools to
provide early disaster knowledge to deal with the threat of disasters that can occur at any time.
From the activities carried out, students also gain knowledge skills in carrying out self-rescue
steps in the event of a volcano disaster at school.





3.png)
1.png)
1.png)