PEMBERDAYAAN PEREMPUAN BERBASIS FEMINIST RAPID RESPONSE RESEARCH (FRRR) DALAM ADVOKASI MEMINIMALISIR TINDAK KEKERASAN SEKSUAL
Keywords:
advokasi, kekerasan seksual, pendampingan, advocacy, sexual violence, accompanimentAbstract
WOMEN'S EMPOWERMENT BASED ON FEMINIST RAPID RESPONSE
RESEARCH (FRRR) IN ADVOCACY TO MINIMIZE ACTS OF SEXUAL
VIOLENCE
Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi pemberdayaan perempuan berbentuk upaya
advokasi dalam meminimalisir tindak kekerasan seksual. Kekerasan seksual menjadi tantangan
serius yang mengancam kesejahteraan perempuan dan menghambat pencapaian kesetaraan
gender. Berbagai kasus kekerasan seksual yang terjadi menyebabkan perlunya peran serta
masyarakat sebagai eleman yang berperan menangani bentuk pencegahan dan advokasi
penanganan kasus kejahatan dan kekerasan seksual pada perempuan. Pendekatan Feminist
Rapid Response Research (FRRR) merupakan salah satu bentuk pendekatan yang menggabungkan prinsip-prinsip feminis dengan respons cepat terhadap isu-isu gender,
memungkinkan penanganan yang efisien terhadap tindak kekerasan seksual. Dalam penelitian
ini, pendekatan kualitatif dan metode deskriptif digunakan untuk mendapatkan wawasan
mendalam tentang bagaimana implementasi pemberdayaan perempuan berbentuk upaya
advokasi dengan pendekatan FRRR. Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan
wawancara mendalam pada kelompok PKK (Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga) dan
Karang Taruna, untuk mengumpulkan data tentang persepsi mereka terhadap advokasi dalam
meminimalisir kekerasan seksual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, atas dasar krisis
kekerasan seksual, perlu memberikan perlindungan bagi perempuan dengan menjadikan
regulasi yang tepat untuk mencegah dan mengurangi kekerasan seksual sekaligus
memeranginya. Selain itu, perlu program berbasis pendampingan yang mampu memberikan
capaian baru berupa advokasi sarana dan prasarana pendukung yang memungkinkan
pemahaman untuk mendokumentasikan secara kolektif dalam penyusunan strategi untuk caracara baru pengorganisasian feminis sebagai upaya dalam meminimalisir kasus kekerasan
seksual di lingkungan mereka.
This study aims to analyze the implementation of women's empowerment in the form of advocacy
efforts to minimize instances of sexual violence. Sexual violence poses a severe challenge that
threatens women's well-being and hinders the achievement of gender equality. Various cases of
sexual violence highlight the necessity of community involvement as an essential element in
addressing prevention and advocacy for handling crimes and sexual violence against women.
The Feminist Rapid Response Research (FRRR) approach is one form of methodology that
combines feminist principles with rapid responses to gender issues, enabling an efficient
approach to addressing sexual violence. In this research, a qualitative approach and descriptive
method are employed to gain profound insights into how women's empowerment through
advocacy efforts using the FRRR approach is implemented. Data collection involves conducting
in-depth interviews with groups such as the Family Welfare Empowerment and Youth Association
to gather information about their perceptions of advocacy in minimizing sexual violence. The
research findings indicate that, due to the crisis of sexual violence, there is a need to provide
protection for women by enacting appropriate regulations to prevent and reduce sexual violence
while also combatting it. Additionally, there is a need for mentorship-based programs capable of
achieving new outcomes, such as advocating for resources and supporting facilities that enable
collective understanding in documenting collectively when formulating strategies for new feminist
organizational approaches as efforts to minimize cases of sexual violence in their environment.





3.png)
1.png)
1.png)