Strategi pengembangan potensi Situ Cileunca sebagai destinasi wisata di Pangalengan

Authors

  • Chamiyatus Sidqiyah Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta
  • Ahmad Rustama Hardi Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta
  • Elisa Kurniadewi Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta
  • Sifana Nur Amelia Putri Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta
  • Agiva Ratunadhani Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta
  • Aranaila Cayenne Pradhifa Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.17977/um022v8i22025p330-339

Keywords:

pengembangan wisata, strategi pengembangan, analisis SWOT, Situ Cileunca

Abstract

Strategy for developing the potential of Situ Cileunca as a tourism destination in Pangalengan

This research aims to identify the tourism potential in Warnasari Village, Pangalengan District, and to formulate effective development strategies to establish Situ Cileunca as a premier tourist destination. The research approach employs a descriptive qualitative using Participatory Rural Appraisal (PRA), field observations, interviews, and document studies. SWOT analysis (strengths, weaknesses, opportunities, threats) is used to formulate strategies for developing Situ Cileunca as a tourist destination. The results indicate that Situ Cileunca possesses attractive natural and cultural potential, supported by strong community engagement. However, challenges remain in infrastructure, lack of promotional strategies, and tourism management. Based on these findings, this research proposes development strategies for Situ Cileunca as a tourist destination, including: (1) improvement of tourism infrastructure and facilities, (2) development of nature and culture-based tourist attractions, (3) empowerment of local communities in tourism management, (4) strengthening partnerships between the government, private sector, and communities, and (5) enhancement of tourism promotion through digital media.

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi wisata di Desa Warnasari, Kecamatan Pangalengan, serta merumuskan strategi pengembangan yang efektif untuk menjadikan Situ Cileunca sebagai destinasi wisata unggulan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan teknik PRA (Participatory Rural Appraisal), observasi lapangan, wawancara, dan studi dokumentasi. Analisis SWOT (kekuatan, kelemahan, peluang, ancaman) digunakan untuk merumuskan strategi pengembangan Situ Cileunca sebagai destinasi wisata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Situ Cileunca memiliki potensi alam dan budaya yang menarik serta dukungan masyarakat, tetapi masih menghadapi tantangan dalam segi infrastruktur, strategi promosi, serta pengelolaan manajemen sektor wisata. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini mengusulkan strategi pengembangan Situ Cileunca sebagai destinasi wisata meliputi: (1) peningkatan infrastruktur dan fasilitas wisata, (2) pengembangan atraksi wisata berbasis alam dan budaya, (3) pemberdayaan masyarakat lokal dalam pengelolaan wisata, (4) penguatan kemitraan antara pemerintah, swasta, dan masyarakat, serta (5) peningkatan promosi wisata melalui media digital.

References

Afriza, L., Darmawan, H., Riyanti, A., Tinggi, S., Pariwisata, I. E., & Bandung, P. (2020). Pengelolaan desa wisata di Provinsi Jawa Barat. Jurnal Sains Terapan Pariwisata, 5(3), 306–315.

Diskominfo Bandung. (2024). Data jumlah kunjungan wisatawan di Kabupaten Bandung. https://satudata.bandungkab.go.id/

Diwyarthi, N. D. M. S., Widayanthi, D. G. C., Kartini, P., Hadisukarno, T., Rahjasa, P. S. L., Sumariati, A. R., Wirata, I. N., Citrawati, P., Mahadewi, N. M. E., Sakaria, D., Darwis, D., Liestiandre, H. K., Pinaria, N. W. C., Indrayani, I. G. A. P. W., & Kanten, I. W. M. (2022). Desa wisata: Membangun desa dengan pariwisata. LP3M Poltekbar Bali.

Fadhil, S. A., Pamungkas, P., & Maryani, E. (2022). Pengaruh atraksi dan fasilitas wisata terhadap kepuasan pengunjung di Situ Cileunca. Manajemen dan Pariwisata, 1(1), 1–14. https://doi.org/10.32659/jmp.v1i1.196

Fadilah, A., Igo, I., Liza, A., Safira, F., Setyani, A., & Imam, B. (2020). Strategi UMKM untuk meningkatkan perekonomian selama pandemi Covid-19 pada saat new normal. Oeconomicus Journal of Economics, 5(1), 46–62. https://doi.org/10.15642/-oje.2020.5.1.46-62

Fantony, Y., & Nugroho, L. (2023). Kajian potensi dan tantangan pariwisata di Kota Singkawang. Jurnal Manajemen Pariwisata dan Perhotelan, 1(2), 46–60. https://doi.org/10.59581/jmpp-widyakarya.v1i2.274

Ismanto, S. U., Setiawan, T., & Sugandhi, Y. S. (2024). Proses penyusunan rencana induk pengembangan pariwisata desa (RIPPDes) tahun 2023–2028 di Desa Wisata Wanasari, Kabupaten Bandung. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bisnis dan Administrasi, 1(11). https://doi.org/10.59837/jpmba.v1i11.649

Malik, Y. (2020). Penentuan tipologi kawasan rawan gempabumi untuk mitigasi bencana di Kecamatan Pangalengan Kabupaten Bandung. GEA: Jurnal Pendidikan Geografi, 10(1), 59–70. https://doi.org/10.17509/gea.v10i1.1665

Marbun, A. S., Emrizal, E., & Darmawan, R. (2023). Perencanaan daya saing destinasi wisata berdasarkan tipologi psikografik wisatawan (kasus pada Kabupaten Tapanuli Utara). Nawasena: Jurnal Ilmiah Pariwisata, 2(1), 8–21. https://doi.org/10.56910/nawasena.-v1i1.512

Mulyana, Y., Rosid, A., & Dinihayati, E. (2021). PKM pelaku usaha pengolahan kopi Desa Warnasari Kecamatan Pangalengan Kabupaten Bandung. Warta LPM, 24(2), 354–366. https://doi.org/10.23917/warta.v24i2.12340

Nugroho, M. A. (2024). Analisis strategi pengembangan wisata menggunakan teori tourism area life cycle di Desa Sumberpakem, Kecamatan Sumberjambe. Jurnal Pariwisata dan Pengembangan, 9(1), 47–58. https://doi.org/10.26905/jpp.v9i1.12871

Oktavia, A., Poerwantika, T. R., & Afriantari, R. (2020). Pengembangan kemampuan tour guide Desa Warnasari Kecamatan Pangalengan Kabupaten Bandung. Kaibon Abhinaya: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(2), 8–14. https://doi.org/10.30656/ka.v1i2.1686

Paludi, S. (2022). Setahun pandemi Covid-19 dan dampaknya terhadap industri pariwisata Indonesia. Equilibrium: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Ekonomi, 19(1), 49–60. https://doi.org/10.25134/equi.v19i01.4337

Rahayu, S., Dewi, U., Kurnia, D., & Fitriana, N. (2016). Pengembangan community-based tourism sebagai strategi pemberdayaan ekonomi masyarakat di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Rubiyatno, R., Diva, M. A., & Pranatasari, F. D. (2022). Analisis potensi wisata Tegal Balong dalam penentuan strategi pengembangan pariwisata berkelanjutan. Jurnal Pariwisata, 9(2), 129–143.

Segarwati, Y., Fitrananda, C. A., Iqbal, M., & Rahiem, V. A. (2020). Pengembangan pemasaran online untuk pelaku usaha di Desa Warnasari, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung. Kaibon Abhinaya: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(2), 45–53. https://doi.org/10.30656/ka.v2i2.2066

Simatupang, P. (2024). Kinerja ekonomi dan pariwisata pasca Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Mandalika Lombok 2014–2023. Jurnal Manajemen Bisnis dan Inovasi, 11(1). https://doi.org/10.35794/jmbi.v11i1.55373

Syahrulyati, S. (2024). Potensi pariwisata dan usaha.

Waruwu, M. (2024). Pendekatan penelitian kualitatif: Konsep, prosedur, kelebihan, dan peran di bidang pendidikan. Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan, 5(2), 198–211. https://doi.org/10.59698/afeksi.v5i2.236

Zainurossalamia, L. H. S., & Rahmawati, H. R. (2024). Menuju keunggulan pariwisata: Panduan komprehensif untuk pengembangan destinasi dan pengelolaan wisata berkelanjutan.

Zikkri, K. (2022). Upaya kepala desa memajukan badan usaha milik desa (BUMDes) di Desa Sungai Sorik Kecamatan Kuantan Hilir Seberang berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2021 tentang Badan Usaha Milik Desa.

Downloads

Published

2025-10-10

Issue

Section

Articles