Masjid Dan Ambivalensi Demokrasi (Studi Kritis Padamasjid Jogokariyan Mantrijeron, Yogyakarta)
DOI:
https://doi.org/10.17977/um021v1i22016p117-16Keywords:
Mosque, Public Sphere, deliberative democracy, SublimationAbstract
Ruang publik menjadi salah satu media komunikasi aktif antar masyarakat publik dengan tujuan mengkoordinir permasalahan sosial yang berdasar pada nalar publik. Melalui gerakan kaum muslim di Mantrijeron Yogyakarta, Masjid Jogokariyan melaksanakan fungsinya sebagai ruang publik dengan melahirkan kegitan-kegiatan yang menjawab permasalahan sosial masyarakat. Pronsip dasar dari gerakan ini adalah humanisme Islam yang selaras dengan nilai-nilai ideal dari konsep ruang publik ideal Jürgen Habermas. Pemanfaatan ruang publik dengan mendasarkan pada demokrasi deliberatif dapat berimplikasi positif terhadap kesejahteraan masyarakat. Disisi lain praktik yang dilakukan oleh masjid Jogokariyan menyeret masyarkat publik untuk bersifat konsumtif dan dependen terhadap peran para aktor (takmir). Dengan demikian perlu pengawalan secara terus menerus untuk menciptakan ruang publik deliberatif, tentu melalui komunikasi yang efektif.References
Carpentier, Nico. (2008). The Belly of the City: Alternative Communicative
City Network dalam International Communication Gazette. P.237-255.
Habermas, Jürgen. (1996). Between Facts and Norms: Contributions to a
Discourse Theory of Law and Democracy, William Rehg (terj.).Cambridge: MIT Press.
Iqbal, Muhammad. (1971). The Reconstruction of Religious Thought in Islam. Lahore:Asyraf Publication.
Prasetyo, Antonius Galih. (2012). Menuju Demokrasi Rasional: Melacak
Pemikiran Jürgen Habermas tentang Ruang Publik dalam Jurnal Ilmu
Sosial dan Ilmu Politik Volume 16, Nomor 2.Yogyakarta: UGM.
Prasetyo, Eko. (2005). Assalamu'alaikum: Islam Itu Agama Perlawanan.
Yogyakarta: Resist Book
Prihandono, Bambang K. dan Herawati, F. Anita. (2011). “Urban Communication Audit” Untuk Penguatan Hak Asasi Warga Kota: Studi Kasus di Kota Yogyakarta. Working Papers Volume 3, Nomor 2. Yogyakarta:FISIP Universitas Atma Jaya Yogyakarta.
Soelaiman, M. Munandar. (1998). Dinamika Masyarakat Transisi: Mencari
Alternatif Teori Sosiologi dan Arah Perubahan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar
Suherman, Eman. (2012). Manajemen Masjid; Kiat Sukses Meningkatkan
Kualitas SDM Melalui Optimalisasi Kegiatan Umat Berbasis Pendidikan
Berkualitas Unggul. Bandung: Alfabeta


